Kamis, 01 November 2012

Doa guru kristiani


Penerimaan tidak berarti menyerah atau berhenti berharap;
Penerimaan berarti menyerahkan semuanya
- harapan, duka cita, kecemasan anda –
kepada Tuhan
( Lisa Engelhardt )


                                                                  dok : kompas image


Lelah,  capek, mungkin juga dongkol jika kita telah berusaha untuk mendampingi murid kita. Tapi yang kita dampingi tetap saja malas, bengal, nakal, ndablek,, pelupa dll, rasanya usaha kita sebagai guru merasa sia-sia saja. Pun jika ditambah segala persoalan  lainnya yang juga tak kalah membebani dalam tugas pelayanan kepada murid-murid kita.
Saya jadi teringat pernah membaca buku kecil “Roh Sang Guru’-nya romo Mintara SJ. Beberapa lebar  kubuka buku ini, saya berhenti pada halaman yang berlatar belakang gelap hitam dengan tulisan warna putih. Mengapa harus diberi  latar HITAM….. .???

             Apakah karena beban guru yang semakin berat?.. Apakah keperhatian pemerintah yang menurun terhadap  profesi guru ?... apakah karena seringnya menjadi tempat kesalahan terhadap kualitas pendidikan yang tidak semakin membaik? … atau, karena banyaknya kerusuhan pelajar yang sering terjadi, sehingga banyak pihak mempertanyakan lagi peran guru dalam mendidik murid di sekolah? Dan banyak lagi ‘beban-beban’ lain yang menginsipirasi penulis memberi latar tulisan tersebut dengan simbol ‘gelap’.
Tetapi setelah saya merenungkan , saya mendapatkan "sesuatu" yang menyemangati serta menyadarkan saya 'tuk semakin berkembang.  Doa ini juga  memberikan  ‘kekuatan’ luar dalam bagi guru dalam pelayanannya. Juga  mengajak guru ‘keluar’ dari pakemnya. Berikut doa  dari romo Mintara SJ, semoga  mengantar kita guru-guru dalam kebersamaan dengan murid dan sesama …….


DOA GURU KRISTIANI

Ya Yesus, ,Guru dan Sabahatku,
Aku berkehendak untuk memperjuangkan kebenaran
dan keutamaan-keutamaan  Kristiani meskipun banyak
tantangan dan godaan.
Aku tidak akan patah menyerah oleh silau
tawaran akan duniawi: harta, pangkat, nikmat.

Ya Yesus, Guru dan Sahabatku,
Akan kupimpin murid-muridku mencari
dan memperjuangkan yang benar.
Akan kuteladankan kepada mereka nilai-nilai kasih,
kejujuran, ketekunan, kedamaian, kesederhanaan,
kemurahan hati, cinta pada orang miskin – papa,
dan kepedulian pada lingkungan hidup.

Ya Yesus, Guru dan Sahabatku,
aku bertekad untuk tetap tinggal dan menyatu dengan
pokok anggur kebenaran,
yakni pribadi-Mu sendiri.
Dan mulai sekarang, akan kesertakan teman-temanku,
Para guru, para karyawan, dan murid-muridku
ke dalam doa pribadiku.
Ya Yesus, Guru dan Sahabatku,
Kuatkanlah kehendak baikku
Dan kobarkan gairah hidupku.
Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar