Minggu, 11 November 2012

Sosiologi 9 Perubahan sosial budaya


Materi Sosiologi 9 semester 1.


Perubahan Sosial dan Budaya



Standar Kompetensi :
3. Memahami perubahan sosial budaya

Kompetensi Dasar  :
3.1 Mendeskripsikan perubahan sosial-budaya pada masyarakat
3.2  Menguraikan tipe-tipe perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan

DISUSUN OLEH :
F. Budi Wibowo, S.Pd, guru IPS SMP Tarakanita Gading Serpong.
Blog : mimbarpena 2021
Alamat Blog : promimbar2021.blogspot.com


A.    Perubahan Sosial - Budaya pada Masyarakat
1.      Pengertian perubahan sosial-budaya.
a.      Selo Soemardjan
·         Perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempegaruhi system sosialnya.
·         Unsur-unsur dalam system  social :
-       Nilai-nilai
-       Sikap-sikap
-       Pola perilaku

b.      Kingsley Davis
·         Perubahan social sebagai perubahan yang terjadi pada struktur dan fungsi masyarakat.

c.       Jadi perubahan sosial adalah perubahan unsure-unsur social dalam masyarakat, sehingga terbentuk tata kehidupan social yang baru dalam masyarakat.
·         Perubahan Sosial  mengenai :
-          Nilai social
-          Norma-norma social
-          Pola-pola perilaku
-          Organisasi
-          Susunan lembaga kemasyarakat
-          Lapisan-lapisan dalam masyarakat
-          Kekuasaan dan wewenang
-          Interaksi social

d.      Perubahan Budaya adalah perubahan unsure-unsur kebudayaan karena perubahan pola piker masyarakat sebagai pendukung kebudayaan.
·         Unsur-unsur budaya yang berubah :
-          System kepercayaan/religi
-          System mata pencaharian hidup
-          System kemasyarakatan
-          Sitem peralatan hidup dan teknologi
-          Bahasa
-          Kesenian
-          Serta ilmu penegtahuan.

2.      Bentuk-bentuk perubahan social-budaya
a.       Perubahan yang terjadi Lambat ( evolusi )
-          Perubhan social budaya  suatu masyarakat yang membutuhkan waktu lama dan berlangsung lambat.
-          Seperti evolusi dari tradisional ke modern
     Perubahan yang terjadi Cepat
-          Perubahan sosial budaya yang mendasar, melitputi inti dari tatanan dan fungsi-fungsi kemasyarakatan dalam waktu relatif pendek.
-          Seperti revolusi industri

b.      Perubahan yang pengaruhnya Kecil
-          Perubahan yang tidak membawa perubahan berarti dalam masyarakat.
-          Seperti mode pakaian, potongan rambut dll
      Perubahan yang pengaruhnya Besar
-          Membawa pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat

c.       Perubahan yang dikehendaki / intended change)
(= perubahan yang direncanakan /plenned change)
-          Perubahan yang direncankan terlebih dahulu oelh pihak-pihak yang menghendaki adanya perubahan
-          Misalnya pembangunan

       Perubahan yang tidak dikehendaki / Intended change)
(= perubahan yang tidak dikehendaki/ Unplanned change)
-          Perubahan yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang berlangsung di luar perkiraan dan menimbulakan akibat yang tidak dikehendaki oelh masyarakat.

Ø  Perubahan sosial dengan perubahan budaya adlah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, meskipun keuanya dapat dibedakan secara teoritis. Sehingga bila terjadi perubahan kebudayaan akan diikuti dengan terjadinya peubahan-perubahan social.

Ø  Contohnya :
Penggunaan teknologi baru dan alat-alat modern akan berpengaruh terhadap system nilai social aupun sistem seperti gorng royong, sistem upah, maupun system pelapisan social.  

 

B.     Faktor-faktor Penyebab Perubahan Sosial-Budaya

Faktor penyebab perubahan ( Soeryono Soekanto )
1.       faktor internal.
a.       Perubahan jumalh penduduk
b.      Penemuan
c.       Teknologi
d.      Pertentangan
e.       Keterbukaan masyarakat


Keterangan :
a.       Perubahan jumlah penduduk
-          Perubahan jumlah penduduk menyebabkan perubahan Struktur masyarakat.
b.      Penemuan
-          Discovery :
Adalah penemuan, tetapi baru sampai pada tahap penciptaan alat dari gagasan yang dilakukan penemunya
suatu penemuan unsur budaya baru ( penemuan listrik, diesel )
-          Invention
Discovery yang telah diakui, diterima dan diterapkan dalam masyarakat.
Merupakan pengembangan dari discovery
-          Inovasi
Merupakan penemuan baru

Faktor pendorong Penemuan baru :
-          Kesadaran dari orang per orang akan kekurangan dalam kebudayaannya
-          Kualtas dari ahli-ahli dalam suatu budaya
-          Perangsang untuk aktivitas-aktivitas penciptaan dalam masyarakat

c.       Teknologi
-          Dapat mempengaruhi sebagian dari pikiran dan perilaku manusia yang akan membawa perubahan social-budaya dalam kehidupannya
-          Contoh :
Teknologi industry dalam industry tekstil dapat mempengaruhi cara berpakaian, mode, gaya berpakaian manusia

d.      Pertentangan/Conflict
-          Merupakan proses Disasosiatif, namun tidak selalu negative.
-          Proses memecah belah lalu diikuti dengan proses Akomdasi
-          Proses akaomodasi memperkuat ikatan sosial-budaya.
-          Macam konflik, petentangan anatara :
·         Individu dengan individu
·         Kelompok dengan kelompok
·         Individu dengan kelompok
·          Kelompok dengan individu
·         Generasi dengan genarasi
Hubungan pertentangan – perubahan sosial-budaya bersifat Timbal Balik,
Yaitu pertentangan suatu masyarakat memungkinkan terjadinya perubahan sosial-budaya, dansebaliknya perubahan sosial-budaya memungkinkan terjadinya pertentangan.

e.       Keterbukaan masyarakat
-          Keterbukaan mempermudah terjadinya perubahan-perubahan social –masyarakat
-          Contohnya :
·         Melalui pendidikan anak petani dapat menjadi dokter
·         Pernikahan dengan beda kasta. ( naik kasta / turun kasta)

f.       Pemberontakan atau Revolusi masyarakat
-          Revolusi sebagai factor penyebab perubahan social.
-          Contohnya ;
·         Revolusi Rusia menyebabkan revolusi besar ( dari Diktator Absolut menjadi Doktrin Marxisme )


2.      Faktor Eksternal.
a.       Lingkungan alam / fisik
-          Factor alam bukan manusia dapat memabawa perubahan social-budaya.
-          Contohnya :
·         Banjir dan gempa Tusunami Aceh mengakibatkan penduduk nelayan menjadi seorang petani (devakuasi didaratan ).

b.      Peperangan
-          Perang dapat menyebabkan perubahan pada banyak aspek kehidupan.
-          Pihak yang menang umumnya berupaya menerapkan norma-norma dan nilai-nilai yang dianggap paling benar oleh masyarakat mereka.
-          Contoh ;
·         AS menang dari Irak, sehingga menyebabkan perubahan besar di Irak, system politik, social, dan budaya. ( emansipasi kaum perempuan di Irak)

c.       Kontak kebudayaan dengan masyarakat
-          Kontak buadaya mengakibatkan pengaruh positif dan negative.
-          Contohnya :
·         kebudayaan bart di Indonesia, positifnya adanya tranformasi Iptek, negartifnya sikap kebarat-baratan.
-          Proses terjadinya perubahan karena Kontak kebudayaan ;
·         Difusi kebudayaan
Penyebaran unsure kebudayaan dari suatu tempat lain.

·         Akulturasi kebudayaan
Peretmuan antar dua kebudayaan atau lebih di mana kebudayaan asli masih tampak

·         Asimilasi kebudayaan
Proses  pertemuan dan pencampuran dua kebudayaan atau lebih.
Factor yang mempercapat anatar lain : toleransi, pernikahan campur, sikap simpati terhadap kebudayaan lain.

Factor pendorong terjadiny perubahan ( menurut Margono Slamet )
1.      Ketidakpuasan terhadap situasi yang ada
2.      Pertentangan tentang perbedaan antar yang ada dengan yang seharusnya ada.
3.      Tekanan-tekanan dari luar ( persainagn, kompetisi,
4.      Kebutuhan-kebutuan dari dalam untuk mencapai efisiensi dan peningkatan

Faktor pendorong dan pengahambat peruahan social-budaya ( Soeryono Soekanto)
1.      Faktor pendorong
a.       Kontak dengan budaya lain
b.      System pendidikan formal yang maju
c.       Siakp mengahrgai hasil karya dan keinginan untuk maju
d.      Toleransi terhadap perbuatan menyimpang ( deviation)
e.       System terbuka dalam masyarakat ( open stratification )
f.       Penduduk yang heterogen
g.      Ketidakpuasan bidang-bidang tertentu
h.      Orietasi kedepan
i.        Nilai masusia senantia berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
j.        Disorganisasi 9ketidakaturan ) dalam masyarakat
k.      Sikap mudah menerima hal-hal baru.

2.      Factor penghambat
a.       Kurangnya hubunga dengan masyarakat luar
b.      Perkembangan iptek yang lambat
c.       Sikap masyatrakat yang tradisional
d.      Kepentingan yang tertanam kuat (Vasted interest)
e.       Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan
f.       Prasangka terhadap hal yang baru
g.      Hambatan yang bersifat psikologis
h.      Adat kebiasaan
i.        Nilai bahwa hidup pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki

Perubahan social-budaya memang merupakan Masalah
Dengan berbaurnya individu-individu yang berbada buadaya menciptakan terjadinya Integarsi social.

C.    Perilaku Masyarakat Dalam Menyikapi perubahan Sosial-Budaya
Ø  Perubahan menurut Robert Mc Iver
Perubahan sosial merupakan perubahan dalam hubungan-hubungn sosil atau perubahan terhadap keseimbangan hubungan-hubungan social.

Ø  Sehingga perubahan dapat menimbulkan Ketidakseimbangan (disequilibrium) hubungan –hubungan social
Ø  Ketidakseimbangan karena perubahan dikenal Cultural lag  
Ø  Contoh : pertumbuhan penduduk di kota tidak diimbangi dengan petugas ketertiban dan keamanan kota.

Ø  Penyesuaian dengan unsure baru akibat perubahan social ;
1.      Integrasi sosail
2.      Dis-integrasi
Gejala awal disintergrasi :
a.       Tidak adanya persamaan pandangan (persepsi)
b.      Norma tidak berfungsi
c.       Saknsi yang tak dilaksanakan secara konsisten
d.      Tidakan masyarakat tidak sesuai lagi dengan norma
e.       Terjadi proses social yang bersifat disasosiatif

Bentuk –bentuk Dis-integrasi :
a.       Aksi Protes dan demontrasi
b.      Kriminalitas
c.       Kenakalan Remaja
d.      Pelacuran
e.       Pergolakan Daerah

Keterangan ;
·         Demontrasi adalah kegiatan dari sejumlah orang dengan tidak mengguanakn kekerasan, mengorganisir diri untuk melakukan protes tehadap rezim, pemerintah, perusahaan.
·         Kriminalitas ( Donal R Gressey )
Disebabkan oleh kondisi-kondisi dan proses social, yang mengahsilakn perilaku lain.
·         Kriminalitas  ( E.H Sutherland )
Merupakan hasil dari proses-proses dalam masyarakat
Jadi perilaku kejahatan karena pengaruh interaksi denganoraong-orang yang cenderung melawan norma-norma yang ada.
·         Tiga macam Korupsi 9 Joel Krieger )
-          Korupsi ekstortif
: adalah korupsi yang merujuk pada situsi     dimana sesorang terpaksa memberikan suap ( bribery)kepada pejabat agar memperoleh pelindunagn atas kepentingan-kepentingannya.
-          Korupsi manipulatif      
: adalah korupsi yang merujuk pada usaha kotor yang dilakukan seorng pejabat atau lainnya untuk mempengaruhi pembuatan kebijakan, peraturan, atau keputusan pemerintah.
-          Korupsi nepotistik
: adalah korupsi yang merujuk pada perlakuan istimewa yang dilakuakn oleh penguasa kepada sanak keluarga.

·         Kenakalan remaja
Disebabkan karena adanya kekosongan jiwa  para remaja yang masih membutuhkan bimbingan dan kasih saying orangtuanya atau bahkan tak terpenuhinya sama sekali.
·         Demonstration Effect
Adalah pola hidup yang memperlihatkan ketidaksesuaianpenampilan dengan keadaan yang sebenarnya.
·         Penyebab kenakalan remaja secara psikologi :
-          Kurangnya pemberian nilai dan kebenaran orang tua
-          Timbulnya perilaku-perilaku menyimpang di masyarakat sehingga tidak disukai masyarakat
-          Timbulnya usaha-usaha untuk megubah keadaan yang diseduaikan dengan trend.
·         Protistusi
Adalah sebagai suatu pekerjaan yang bersifat menyerahkan diri pada umumnya yuntuk melakukan perbuatan seksual dengan mendapat upah
·         Sebab protitusi ( Soerjono Soekanto )
-          Factor internal : rusaknya moral, sifat malas dan keinginan hidup mewah tanpa usaha.
-          Factor ekternal ; impitan ekonomi dan tingginya arus urbanisasi

·         Pergolakan derah
-          Karena kurangnya kesatuan dan persatuan
-          Ketidak adilan dan kesalahpahaman antar apemerintah pusat dengan masyarakat tertentu

D.    Sikap Kritis Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial-Budaya
·         Transisi : peralihan dari kondisi lama kepda kondisi baru
·         Anomie adalah keadaan suatu keadaan yang tidak memiliki pegangan norma dan nilai sebagai akibat nilai dannorma lamantelah lama pudar sementara nilai dan norma baru belum terbentuk
·         Sikap terbaik kita adalah harus selektif dalam menerima perubahan. Harus mampu memilih yang sesuai dengan norma dan nilai yang ada dalam kehidupan masyarakat.

Dua unsur perubahan adalam masyarakat ;
1.      Unsur Statika
yaitu unsur-unsur didalam masyarakat yang cenderung mempetahankan suatu keadaan untuk tidak berubah

2.      Unsur Dianamika
yaitu unsure-unsur didalam masyarakat yang menghendaki adanya perubahan

E.     Hal yang diperoleh  mengetahui perubahan sosial budaya
1.      Dapat meramalkan kejadian di masa dyang akan dating
2.      Dapat menyikapi perubahan social budaya dimasyarakat dengan bijaksana
3.      Dapat mengambil menfaat dari perubahan social budaya yang terjadi
4.      Dapat melakukan koreksi terhadap perubahan yang akan terjadi berdasarkan perubahan masa sebelumnya.

F.      Upaya mengatasi damapak perubahan social budaya
1.      Reorientasi budaya
Merupakan kegiatan untuk melihat kembali keberadaan suatu budaya
Kesenian topeng asli Cirebon.

2.      Revitalisasi budaya
Unsure-unsur budaya agar digunakan oleh generasi baru harus dilakukan perubahan dan penyesuaian, agar unsure-unsur budaya menjadi penting kembali

3.      Refungsionalisasi budaya
Merupakan kegiatan untuk mefungsikan kembali suatu kebudayaan masyarakat.

4.      Pelembagaan budaya
Bertujuan agar suatu kebudayaan dapat bertahan untuk jangka waktu panjang

5.      Implementasi budaya
Benda hasil karya sebagai perwujudan dari budaya akan terimplementasikan dengan baik jika digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.


Dafta Pustaka
--- Hasan Budi S, Drs dan Bambang S, M.Pd, 2007, IPS Terpadu untuk SMP kelas IX, Jakarta : Erlangga.
---  Nurhadi, 2009, Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs,kelas IX, , Jakarta : Bailmu.
---  M sidik Dkk 2008, IPS Ilmu Pengetahuan Sosial 3, Jakarta: Piranti
--- Sardiman Dkk, 2006, Khazanah Ilmu Pengetahuan Sosial 3, Solo: Tiga Serangkai
--- Dwi Sukanti dkk, 200, IPS Terpadu untuk SMP kelas IX, Jakarta : Ganeca.
--- Ratna Sukmayani dkk, 2008,  Ilmu pengetahuan Sosial 3,Jakarta : BSE Pusat Pembukuan Dep pendidikan Nasional.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar