Selasa, 04 Februari 2014

Perempuan suka sepakbola, tomboy ?



Perempuan suka sepakbola, tomboy?



Perempuan Tomboy? Apaan sih ituu? Perempuan tomboy adalah perempuan yang sifatnya menyerupai seperti lelaki, sebagai contoh adalah dengan menyukai atau dapat melakukan olahraga lelaki. Seperti menyukai olahraga sepakbola.
Jaman sekarang, hampir setengah dari perempuan yang ada di Indonesia menyukai sepakbola dan itu tidak diheranherankan karena memang terdapat banyak teknologi yang dapat membantu perkembangannya. Perempuan yang menyukai sepakbola terdapat beberapa jenis, ada yang hanya sekedar suka atau kagum dengan pemain sepakbolanya atau clubnya saja, ada yang hanya suka menonton pertandingan sepakbolanya saja, dan memang ada yang benarbenar bisa dan hobby bermain sepakbola.
Menurut pendapat dari beberapa orang, perempuan yang hanya sekedar suka dengan pemain atau clubnya bahkan yang hanya suka menonton pertandingannya tidak dikatakan tomboy, karena mereka hanya sekedar suka dan tidak terjunlangsung kedalam permainan sepakbolanya dan perempuan yang bisa atau hobby bisa dikatakan tomboy karena permainan sepakbola adalah permainan lelaki dan mereka memang terjunlangsung kedalam permainannya.
Tetapi ada juga orang yang mengatakan bahwa perempuan yang hanya suka dengan pe rtandingannya dikatakan tomboy,  karena, mereka para perempuan sudah terlibat dalam olahraga dan perempuan yang suka dengan olahraga. Jika menurut pendapat langsung oleh perempuan yang hanya sekedar suka menonton pertandingan sepakbolanya saja, mereka tidak merasa bahwa dirinya tomboy, karena menurut mereka, mereka hanya sekedar suka dan tidak dapat bermain permainan sepakbola. Dan berbeda hal dengan perempuan yang memang bisa dan hobby dengan sepakbola, mereka menganggap bahwa dirinya tomboy karena mereka bisa bermain dan mengerti teknik-teknik sepakbola.(Sharon 9 )

( Penulis siswa SMP Tarakanita Gading Serpong, tulisan ini pernah diterbitkan di majalah “ICON” SMP Tarakanita Gading Serpong edisi 8 buan  Desember 2013)

Motivasi belajar? musik solusinya !



MOTIVASI BELAJAR? MUSIK SOLUSINYA!



          Setiap orang butuh sebuah motivasi. Terutama seorang pelajar. Berbagai macam motivasi telah tersedia di sekitar kita. Setiap orang memiliki motivasi belajar yang berbeda-beda. Petikan senar gitar, tekanan tuts piano menghasilkan berbagai macam nada yang dapat menjadi motivasi belajar untuk kita. Mungkin bagi sebagian orang nada-nada itu membosankan dan mengganggu waktu belajar mereka. Namun tidak bagi kami. Nada-nada itu menjadi motivasi belajar kami, dan bagi para pecinta musik, nada-nada itu bisa menjadi cita-cita yang membuahkan sebuah kesuksesan.
            Pop, rock, jazz, classic. Semua nada-nada itu mengalun di saat kami membuka dan membaca buku pelajaran. Menurut survey yang telah dilakukan, banyak orang lebih memilih mendengarkan musik sambil belajar. “Lebih enak mendengarkan musik sambil belajar. Soalnya lebih seru dan bisa lebih fokus.” Kata salah satu teman yang saya wawancarai. Dan saya sangat setuju dengan hal itu. Karena bagi kami, dengan mendengarkan musik, mereka lebih bisa fokus menghafal dan lebih cepat mengerti pelajaran. Karena saat mendengarkan musik, mereka akan lebih santai dan menyenangkan. Sehingga semua pelajaran akan lebih mudah dimengerti. Musik sangat berguna dalam meningkatkan proses belajar. Misal dalam menghafalkan suatu pelajaran. “Kadang musik berguna buat menghafal pelajaran. Kalau dibuat lagu. Lebih cepat hafal dan lebih lama teringat.” Banyak orang menjadikan pelajaran itu menjadi sebuah lagu sehingga lebih mudah dihafal. Karena bagi anak-anak, terutama anak remaja, lebih mudah menghafalkan lagu dr pd menghafalkan pelajaran.
            Dengan bermain musik secara tidak sadar, kita menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri kita. Terutama bagi pianis, yang harus memainkan  sepuluh jari mereka. Tangan kanan sebagai melodi, dan tangan kanan sebagai irama. Irama bisa dikatakan sebagai  pengaturan suara pada suatu lagu dan membandu dalam memainkan tempo, serta memberikan keunikan tersendiri pada suatu lagu. Dengan seimbangnya otak kanan dan otak kiri, akan lebih membvantu kita dalam proses pembelajaran dan menghafalkan, serta memainkan logika kita dalam pelajaran, terutama matematika. Selain berguna untuk menyeimbangkan antara otak kanan dan otak kiri, musil juga sangat baik untuk merelaxkan otak saat jenuh dalam belajar. Jika kita, lebih relax, maka motivasi atau keinginan belajar kita lebih meningkat, dan dengan begitu, kita akan lebih boisa meningkatkan konsentrasi kita dalam belajar. Dengan berkonsentrasi dalam belajar, maka kita akan lebih sukses dalam belajar.
            Dalam belajar musik, kita sangat perlu menggunakan feeling sehingga lagu atau irama yang kita mainkan lebih indah didengar. “Feeling dalam bermusik sangat berguna buat belajar, dalam belajar kita juga membutuhkan feeling, sehingga lebih mengerti pelajarannya.” Dengan bermain musik menggunakan feeling, maka nada yang terdengar lebih indah dan sangat bermanfaat dalam merelaxkan pikiran kita. Dengan begitu, tanpa sadar semangat kita dalam belajar akan lebih baik. Bagi kami, musik memiliki keanggunan tersendiri. Melalui musik. Kami bisa meluapkan semua perasaa, emosi, dan kejenuhan dengan bermain musik. “Kalau habis bermain musik, pikiran jadi tenang, dan suasana hati lebih baik. Sehingga belajar bisa lebih semangat, dan lebih cepat hafal. Selain untuk meningkatkan motivasi belajar, dalam melakukan hal-hal lain yang kurang disukai, bisa lebih nyaman setelah bermain musik.” Kata salah satu teman yang saya wawancarai.
Dalam belajar atau melakukan suatu hal, kita sangat membutuhkan sebuah acuan atau motivasi, dan dalam memilih acuan atau motivasi dalam belajar, kita harus sangat kritis dan bijaksana. Dengan memilih musik sebagai motivasi belajar, kita sebaiknya memanfaatkan musik dengan sebaik-baiknya. Sehingga tidak terjerumus.
               Musik sangat berguna bagi kehidupan dan masa depan kita. Bukan sebagai pekerjaan utama, 
tetapi sebagai hobby. Musik sangat mempengaruhi suasana hati kita. Dengan bermusik, suasana hati akan menjadi lebih baik, dan disaat itulah kita dapat mengerjakan semua pekerjaan dengan lebih baik dan dengan sepenuh hati, sekalipun kita tidak menyukai pekerjaan itu.  Kita harus memandang musik sebagai sebuah unsur murni, yang dapat memberikan kita banyak hal yang sangat bermakna. Dengan begitu, kita akan lebih sukses dalam bermusik, dan menjadikan musik sebagai acuan atau motivasi kita untuk kedepannya. Karena ketika kita berharap besar kepada musik, namun kita tidak berbuat apa-apa, kita tidak akan mendapatkan hasil dari musik. 

               Banyak hal yang dapat dihasilkan dari bermusik. Selain sebagai meningkatkan motivasi belajar, musik bisa dijadikan sebagai terapi bagi anak-anak yang kelainan atau hambatan mental. Karena musik dapat digunakan sebagai terapi bagi mereka yang menderita hambatan mental. Bagi sebagian orang, musik mungkin dijadikan sebagai pekerjaan utama mereka, yang membuahkan kesuksesan dan penghasilan. Misal salah satu musisi Addie MS yang menjadikan musik sebagai pekerjaan utama. Namun, musik juga dapat dijadikan sebagai pekerjaan sampingan atau hobby yang juga membuahkan kesuksesan bagi mereka. Banyak hal yang sangat berguna dari bermusik. Jadi tunggu apalagi? ( Valencia Tasya davita/9B)

( Penulis siswa SMP Tarakanita Gading Serpong, tulisan ini pernah diterbitkan di majalah “ICON” SMP Tarakanita Gading Serpong edisi 8 buan  Desember 2013)

Menyiapkan Siswa Tangguh, Disiplin, Tertib dan Cinta Tanah Air



Menyiapkan  Siswa Tangguh, Disiplin, Tertib dan Cinta  Tanah Air



Beberapa kelompok siswa SMP Tarakanita Gading Serpong pada minggu terakhir bulan November  2013 terlihat melakukan latihan baris berbaris dalam rangka persiapan lomba classmeeting  semester II.  Mereka  terlihat semangat untuk latihan ini meski panas terik matahari sangat terasa dikulit mereka. Komandan regu berteriak memberi aba-aba kepada temannya, bahkan sesekali harus memberikan contoh cara berbaris yang baik dan benar.  Pasukan baris berbaris merupakan suatu bentuk latihan fisik yang di perlukan untuk mananamkan kebiasaan dalam tata kehidupan yang diarahkan terbentuknya watak atau perwatakan tertentu.  
Memasukan lomba PBB kedalam salah satu kegiatan classmeeting tahun ini dilatar belakangi  hasil evaluasi perkembangan disiplin dan sikap siswa beberapa bulan terakhir ini. Pertama menurunnya cinta bangsa dan bernegara, hal ini terlihat anak lebih mencintai budaya luar dari pada negeri sendiri, khususnya budaya Korea, nyanyian, tari-tarian, makanan dan  lainnya. Banyak anak  tak hafal lagu-lagu perjuangan atau lagu-lagu nasional. Kedua, anak-anak tidak cepat tanggap atau lelet, baris dalam mempersiapkan upacara dan baris di selasar persiapan ujian atau tes. Ketiga, fenomena laki-laki yang kurang dalam kelakiannya, sehingga wanita yang lebih menonjol dalam prestasi.  Keempat,  menurunnya kedisiplinan siswa ; masuk sekolah dan kelas terlambat, lupa tidak membawa peralatan pembelajaran :  kaos, alat musik bahkan lupa membawa buku pelajaran. Kelima, kemandirian belum nampak ; tugas tertinggal, makanan dan minuman masih diantar orang tua dan dipersiapkan orang tua atau pembantu.
Kegiatan PBB mempunyai tujuan membentuk dan menumbuhkan sikap jasmani yang cepat tanggap dan  bertanggung jawab. Sehingga bagi sebagain siswa yang mengikuti kegiatan lomba ini dapat memberi manfaat untuk melatih konsentrasi, latihan kesetiakawanan, belajar memimpin dan dipimpin serta menyehatkan badan.
Bertolak dari tujuan serta manfaat di atas, anak –anak menjadi lebih  semangat dalam berlatih bahkan sampai meluangkan waktu hingga sore. Meskipun belum semuanya  terlibat,  kesadaran anak-anak menghadapi masa depan yang tangguh menjadi motivasi sangat besar. Dan guru-gurupun sangat mendukung akan adanya lomba PBB kali ini.
Kedepan  setelah sebagian anak-anak mendapat latihan PBB, diharapkan mampu menularkan nilai-nilai  dan sikap baik kepada teman-teman yang belum  sempat berlatih, bahkan dimasukkan kedalam salah satu kegiatan ektrakurikuler, sehingga akan diperoleh Tarakanita Baru yang menjadi pilihan utama masyarakat   karena kecerdasan, disiplin dan sikap-sikap baiknya.   ( Y. Biso Sugiarto )

( Penulis Guru SMP Tarakanita Gading Serpong, tulisan ini pernah diterbitkan di majalah “ICON” SMP Tarakanita Gading Serpong edisi 8 buan  Desem

Awas !!



Awas !!!



Apa yang ada di depan sana sering tak terbayangkan.

Teramat sulit untuk dimengerti dan dipahami.

Rasa takut akan menghantui karena ada ketidakpastian 
ada di depan sana.

Inilah tantangan yang akan menghadang ketika kita ingin maju.





Ga perlu cemas!

Tabir yang ada di depan sana akan terkuak sedikit demi sedikit

ketika kita berani melangkahkan kaki satu tapak demi satu tapak.

Rasa takut itu akan sirna kita ketika kita mau terus melangkahkan kaki sembari terus melangkahkan kaki 

kita sembari terus berpegangan pada sang pokok.



Y.S. Wito PR.2011
Jejak sang Guru ‘’Yogyakarta.
Penerbit Kanisi